Advertise
Abdul Hamid Info - Udang merupakan jenis makanan laut yang paling sering membuat alergi. Reaksi dan ciri alergi udang bisa bervariasi pada masing-masing orang, tetapi biasanya cenderung lebih parah ketimbang alergi terhadap jenis makanan lainnya.
Dengan mengenali ciri-ciri alergi udang, Anda dapat tahu cara mengatasi serta menghindari pemicunya agar tak kambuh di kemudian hari.
Makanan laut, termasuk udang, merupakan salah satu jenis makanan yang populer dan paling banyak dikonsumsi. Konsumen terbesarnya adalah kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Amerika Serikat.
Meningkatnya konsumsi makanan laut juga disertai dengan meningkatnya kasus alergi.
Merujuk Australasian Society of Clinical Immunology and Allergy dalam beberapa kasus, orang yang menderita alergi terhadap satu jenis makanan laut cenderung alergi juga terhadap beberapa jenis lainnya.
Jadi, jika seseorang alergi udang, bisa juga dia alergi terhadap binatang laut berkulit keras (Crustacea) seperti kepiting, lobster, dan berbagai jenis udang-udangan; maupun yang bertubuh lunak (Mollusca) seperti cumi-cumi, sotong, gurita, siput, tiram, abalon, maupun kerang.
Namun ada juga yang tubuhnya memang hanya intoleran terhadap udang dan aman jika mengonsumsi makanan laut yang lain.
Alergi udang merupakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap protein pada makanan laut yang disebut tropomiosin. Antibodi memicu pelepasan bahan kimia histamin untuk menyerang tropomiosin yang dianggap sebagai patogen asing.
Efek pelepasan histamin dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat.
Faktor risiko
Seseorang lebih berisiko mengidap alergi udang jika dalam keluarganya juga memiliki berbagai macam alergi, meski tidak selalu seperti itu. Selain itu, mengutip Mayo Clinic, alergi udang dapat muncul kapan saja pada usia berapa pun, meski lebih umum gejalanya berkembang ketika dewasa.
Di usia dewasa, alergi udang biasanya lebih umum terjadi pada wanita, sementara untuk usia anak-anak, alergi ini lebih sering terjadi pada anak laki-laki.
Ciri-ciri alergi udang
Reaksi alergi udang seringkali tidak dapat diprediksi, terkadang bisa sesaat setelah mengonsumsi udang atau atau reaksinya lama. Banyak reaksi alergi yang bersifat ringan seperti gatal-gatal (urtikaria).
Namun ada juga menunjukkan gejala berat dan berbahaya seperti kesulitan bernafas sehingga bisa mengancam jiwa. Ini dikenal sebagai anafilaksis, reaksi alergi yang parah.
Halaman:


