-->
Advertise
Advertise

Caleg Perindo Nyaris di Hajar Ratusan Pegawai di Pelalawan

Advertise
Setiap mengurus baik KK maupun KTP, beliau selalu memaksakan kehendak
Sekretaris Partai Perindo Kabupaten Pelalawan Jon Hendri
Riau - Partai Perindo Kabupaten Pelalawan membenarkan kalau calegnya nyaris menjadi korban bulan-bulanan massa di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu.

Namun demikian, berbeda dengan keterangan Sekretaris Disdukcapil, justru caleg yang mendapat perlakukan tidak baik dalam peristiwa tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Partai Perindo Kabupaten Pelalawan Jon Hendri, S.Ag kepada CAKAPLAH.COM, Senin (25/2/2019) sore.

Jon Hendri mengatakan Azwar Alimin Musa merupakan caleg Partai Perindo untuk DPRD Pelalawan dari daerah pemilihan IV meliputi kecamatan Pangkalan Lesung dan kecamatan Pangkalan Kuras.

Secara partai, kata Jon Hendri, pihaknya sudah memintai keterangan kepada yang bersangkutan. Dimana, pengakuan kader tersebut mendapat pelayanan yang tidak baik dari pegawai Disduk Capil.

"Bahkan, yang Azwar mengalami pemukulan yang diawali oleh pegawai Disduk Capil," tandasnya, singkat Senin (25/2/2019).

Sebelumnya Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disduk Capil) mengungkap fakta yang menyebabkan seratusan pegawai marah dan nyaris menghakimi salah seorang Calon Legislatif (Caleg) salah satu partai politik beserta satu orang lainnya. Peristiwa tersebut terjadi pekan kemarin.

Sekdis Dukcapil, Jon Naidi mengatakan pemicu kemarahan pegawai Disduk Capil hingga diikuti oleh seratusan para pegawai yang berkantor di perkantoran Bhakti Praja tersebut bermula karena oknum Caleg tersebut sudah delapan kali membuat masalah di kantor Disduk Capil.

"Jadi peristiwa kerusuhan kemarin itu adalah puncaknya. Dimana pegawai di kantor Disduk Capil sudah tidak tahan lagi dengan sikap oknum Caleg tersebut," terang Jon Naidi.

Permasalahan yang dilakukan oknum Caleg ini, sebut Jon Naidi adalah kala dirinya mengurus Kartu Keluarga dan KTP di kantor Disduk Capil.

"Setiap mengurus baik KK maupun KTP, beliau selalu memaksakan kehendak. Tidak mau mengikuti antrean sebagaimana layaknya warga lain. Ia terus menerus memaksakan diri dengan cara mengasari pegawai di Disduk Capil," tegas Jon Naidi.

"Sekali hingga dua kali, tentu ditanggapi pegawai kami dengan kepala dingin dan sikap sabar. Namun ini sudah berulang-ulang, setidaknya kejadian yang sama kami catat sebanyak delapan kali," urainya.

Hingga hari Kamis 21 Februari 2019 tegas Jon Naidi adalah puncaknya. Ketika itu, yang bersangkutan kembali melakukan pengurusan di kantor di Disduk Capil. Awalnya, terjadi pertengkaran salah seorang pegawai, hingga terjadi keributan hingga keluar kantor.

"Keributan tersebut meluas-luas. Hingga para pegawai lainnya ikut mengejar oknum caleg yang membikin ulah. Hingga nyaris dikeroyok massa," tandasnya.

Sumber : CAKAPLAH.COM

Video Pilihan : Caleg Perindo Nyaris di Hajar Ratusan Pegawai di Pelalawan

Baca Juga
Halaman:
Advertise

Post a Comment

Abdul Hamid Info sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etis lah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.
Post a Comment
tes4 tes4 tes4 tes4
tes5 tes5 tes5 tes5 tes5
Advertise
CLOSE